3 Pertanyaan Pemuda Shalih

Ini adalah sebuah kisah tentang seorang pemuda shalih yang sedang mencari calon pendamping hidupnya. Meskipun belum diketahui pasti apakah ini kisah nyata atau fiktif, namun semoga pelajaran yang terkandung di dalamnya dapat bermanfaat bagi para muslimah terutama yang belum menikah. Semoga kisah ini dapat menginspirasi dan menjadi renungan bagi para muslimah untuk selalu memperbaiki diri.

Ada seorang pemuda yang shalih, tampan, pendidikannya baik dan umurnya telah mencukupi untuk menikah. Kedua orangtuanya telah memberikan usulan calon istri padanya, namun semuanya ditolak oleh sang pemuda shalih. Tiap kali ada wanita yang dihadirkan di rumahnya, namun jawabannya selalu sama, “Dia bukanlah orangnya!”

Pemuda itu mengatakan bahwa kriteria yang diinginkannya adalah sosok muslimah yang religius dan taat menjalankan agamanya (shalihah). Kemudian orangtuanya menemukan sosok wanita yang dirasa memenuhi kriteria pemuda itu. Wanita yang dimaksud memang terlihat religius dan juga cantik.

Akhirnya wanita itu dipertemukan dengan pemuda shalih tersebut. Kemudian mereka berbincang-bincang dan pemuda tersebut mempersilakan sang gadis untuk bertanya apa saja pada dirinya. Kemudian, dengan semangat sang gadis banyak bertanya tentang pemuda tersebut. Tak satupun pertanyaan yang tidak dijawab oleh pemuda itu dengan ramah dan sopan, sehingga wanita itu merasa gembira. Namun, setelah cukup lama mengobrol si wanita mulai bosan dan berharap pemuda itu ganti menanyainya.

Lalu, pemuda itu berkata, “Aku hanya akan menanyakan tiga hal padamu,”

Sang Wanita cukup girang, hanya tiga? Okelah, silakan.

“Siapakah yang paling kamu cintai, yang kamu cintai melebihi siapapun yang ada di dunia ini?”

Wanita itu menjawab dengan mantap,”Ibuku,” Ini pertanyaan yang mudah, pikir si gadis.

“Kamu bilang, kamu banyak membaca Al-Qur’an, bisakah kamu memberitahuku surat mana yang kamu ketahui artinya?”

Wanita itu tersipu malu, dia tidak yakin akan menjawab karena dia belum banyak belajar tentang arti surat-surat dalam Al Qur’an yang dibacanya karena sibuk. Dia berjanji akan memelajarinya nanti.

“Aku telah dilamar untuk menikah, dengan gadis-gadis yang jauh lebih cantik dan pintar daripada dirimu, Mengapa saya harus menikahimu?”

Mendengar pertanyaan ketiga ini, sang wanita meradang dan mengadukan hal itu kepada orangtuanya perihal pertanyaan sang pemuda. Ia mengatakan pada orangtuanya bahwa dia tidak ingin menikahi pemuda itu karena dia telah menghina kecantikan dan kepintarannya.

Kemudian orangtua pemuda itu bertanya mengapa pemuda itu menyinggung perasaan gadis itu dan membuatnya sedemikian marah? Pemuda itu telah menyiapkan jawabannya sendiri.

Pertanyaan pertama, gadis itu mengatakan bahwa yang paling dia cintai adalah ibunya. Orangtuanya bertanya, “Apa yang salah dengan hal itu?” Pemuda itu menjawab, “Tidaklah dikatakan Muslim, hingga dia mencintai Allah dan RasulNya (shalallahu’alaihi wa sallam) melebihi siapapun di dunia ini”. Jika seorang wanita mencintai Allah dan Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) lebih dari siapapun, dia akan mencintaiku dan menghormatiku, dan tetap setia padaku, karena cinta itu, dan ketakutannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan kami akan berbagi cinta ini, karena cinta ini adalah yang lebih besar daripada nafsu untuk kecantikan.

Pertanyaan kedua, wanita itu bilang dia sibuk sehingga tidak sempat belajar Al Qur’an. Maka aku pikir semua manusia itu mati, kecuali mereka yang memiliki ilmu. Dia telah hidup selama 20 tahun dan tidak menemukan waktu untuk mencari ilmu, mengapa aku harus menikahi seorang wanita yang tidak mengetahui hak-hak dan kewajibannya, dan apa yang akan dia ajarkan kepada anak-anakku, kecuali bagaimana untuk menjadi lalai, karena wanita adalah madrasah (sekolah) dan guru terbaik. Dan seorang wanita yang tidak memiliki waktu untuk Allah, tidak akan memiliki waktu untuk suaminya.

Pertanyaan ketiga, wanita itu marah ketika aku bertanya apa yang membuatnya pantas untuk aku nikahi sedangkan telah banyak wanita yang datang lebih cantik lagi pintar daripada dia. Orangtanya berkata bahwa itu sesuatu yang menyebalkan bagi seorang wanita. Pemuda itu menjawab, “Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) mengatakan ‘Jangan marah, jangan marah, jangan marah’, ketika ditanya bagaimana untuk menjadi shalih, karena kemarahan adalah datangnya dari setan. Jika seorang wanita tidak dapat mengontrol kemarahannya dengan orang asing yang baru saja ia temui, apakah kalian pikir dia akan dapat mengontrol amarah terhadap suaminya?

Pelajaran yang dapat diambil dari kisah diatas adalah dalam sebuah pernikahan hendaknya orang lebih mementingkan ilmu, bukan kecantikan. Beramal, bukan hanya berceramah atau membaca. Mudah memaafkan dan tidak gampang marah. Keshalihan dan ketaatan kepada Allah, bukan hanya nafsu.

Sedangkan memilih pasangan hendaknya adalah orang yang mencintai Allah SWT di atas segalanya yang ada di dunia ini, mencintai Rasulullah Saw di atas manusia yang lain, Memiliki ilmu islam dan mau beramal dengan ilmu tersebut, dapat mengontrol kemarahan, dan mudah diajak musyawarah atau berkomunikasi.

Rasulullah shalalahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Wanita dinikahi karena empat hal, (pertama) karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang agamanya baik, jika tidak maka kamu akan tersungkur fakir”. (HR. Bukhori no. 5090, Muslim no. 1466)

Semoga kisah diatas dapat memberi hikmah dan manfaat bagi kita semua. Aamiin.

Untukmu…

Apakabarmu sayang, apakabar dengan hati yang sudah kita sepakati…? sepakat untuk memulai dan berteman dengan jarak, sepakat untuk saling mengenal menuju yang lebih baik. Kamu tak perlu sepenuhnya melupakan masalalumu, rapikan saja kenanganmu. Kau yang lebih tahu, sebagian kenangan yang pantas kamu bagi untukku dan sebagian kenangan yang harus kamu simpan sendiri. Bagaimana kamu ingin bersama seseorang menuju masa depan, sedang masalalumu saja masih selalu kau rawat dan tak bisa kau tinggalkan (sepenuhnya). Kadang untuk menceritakan kenangan itu perlu kehati-hatian sebab bisa saja yang kamu ceritakan melukai perasaan seseorang yang kini benar-benar ingin bersamamu.

Sementara aku, telah sepakat dengan diriku sendiri untuk benar-benar melupakan masalalu dan menyimpan rapi kenangan dan semua perihal orang-orang yang dekat denganku. Dengan cara sekadar saja untuk tak lagi menjalin komunikasi dengan mereka. Sekalipun tak ada persaan yang lebih, tapi aku tak ingin mengulang dan menyakiti persaan orang yang kini aku cintai. Aku sudah memulainya denganmu, mencintai dengan proses yang panjang. Jika setelah pertemuan kita esok – kau berubah fikiran untuk tak lagi melanjutkan, mungkin aku bisa saja terima dengan lapang dada. Tapi perlu kau ingat, cinta bukan sekadar unjuk kebolehan. Hakikatnya cinta tumbuh bukan karena sering, bukan karena ingin atau karena fisik belaka. Cinta tumbuh dan hadir dengan kesempatan yang diberikan berulang.

Dan jika pada akhirnya kau bisa terima apapun tentang masa lalumu sendiri maka mulai saat ini kubur dalam-dalam, lupakan dan hentikan untuk tak lagi membuka dan mencoba mengulang kenangan, berjalanlah kedepan, berdirilah disampingku untuk melanjutkan perjalanan yang lebih baik. Begitu juga denganku, segala kekuranganmu, segala kekuranganku bisa menjadi dasar, ada cinta diantara kita. Itu saja yang kuingin darimu. Jika ada sesuatu yang kau ingin dariku, sampaikanlah agar aku bisa juga untuk sefera dan selalu ada disampingmu. Ini mungkin saja bukan cinta, juga mungkin bukan rasa. Tapi apa yang ku-punya hari ini, apa yang aku beri padamu adalah kepingan-kepingan yang ingin kususun bersama denganmu dimasa depan. Aku ingin, semoga kaupun demikian. Terimakasih atas waktu dan kesempatan yang kamu berikan padaku. Kelak kita bisa sama-sama belajar untuk terus belajar disepanjang perjalan kita demi mengabadikan kita.

Finding Husband

Hari ini adalah 9 hari pernikahan gue… hahaha bayangin aja gue yang urakan kayak gini ternyata dapet suami yang macho (bukan mantan cowok ataupun mantan copet). Subhanallah bangetz… Solehnya dan pengertiannya, gak da yang nandingin deh.
Berhubung status gue yang masih mahasiswa tingkat akhir di kota hujan, so….mesti relain dah berpisah sama akang untuk satu minggu. Ya selain gue lagi nyelesein tugas akhir, akang yang seorang jurnalis juga mesti ngejar berita tentang kunjungan Presiden negaraku tercinta Indonesia ke negaranya David Bekam… eh Becham ding! Kita berdua mesti sabar, baruuuu aja nikah dua hari udah kepisah jarak dan waktuuuuu …. yaelah lebai.
Tapi well, akhirnya hari itupun berakhir. Hari ini yayangku pulang dari London. Dan yang paling so sweeeeet… Akang pengertian banget. Tahu gue lagi riweuh dia gak mau gue jemput di Bandara, doi bilang “jemput aja akang di stasiun bogor”. Akang ni sebenernya bukan orang sunda, doi orang Sulawesi, orang Bugis tepatnya. Gue yang orang sunda dengan spontan saat hari pertama kita nikah, dia gue panggil akang. Mulanya dia ketawa karena belum ada yang pernah panggil dia gitu. Tapi apapun akan akang lakukan demi kebahagian gue, istri tercintanya hehehe…
Kita sebelumnya gak pernah kenal dan baru ketemu 5 kali, pertama saat MR gue dan MR nya mempertemukan kami di sebuah mesjid di Kota Bogor, kedua saat dia datang melamar ke rumah, ketiga saat akad nikah, keempat dan kelima yaitu dua hari setelah pernikahan. Hahahaha kocak. Dia usianya emang lebih tua dari gue sih, mmmm…. kalo gak salah 10 tahun. So, gak kaget deh dia suka perhatian.
Tapi lemotnya gue, gue istri yang kagak guna. Selama doi pergi dan gue sibuk sama tugas akhir, gue lupa nyimpen fotonya dia, semua foto pernikahan pun ketinggalan di kampung. Helloooo ni zaman udah modern kaleee, iye tapi gue ubek-ubek Fb dan twitternya doi, tetep aja gue gak nemuin fotonya. Maklum orangnya juga gak narsis, so yang banyak di FB nya hanyalah foto-foto liputannya.
Dengan berbekal memiliki no Hp nya, gue yakin pasti bisa ngenalin wajah teduh suami gue. Bismillah…
Hari ini gue beda dari biasanya, hahaha temen-temen kemaren ngajarin gue dandan, so hari ini gue dandan abis-abisan tapi gak menor juga. Ya…. melaksanakan sunnah Rasul lah kawan. Di angkot, gue udah senyam-senyum serta dag-dig-dug serrr mau ketemu yayang. Tiba-tiba ada sms mampir ke HP….Taraaaa!!! Gue buka inbox ternyata dari akang.
“Yang, aku masih dikereta nih, baru di stasiun Cilebut. Maaf ya kalau kamu udah di stasiun ^^”
Waduh gimana nih, gue lagi kejebak macet sekarang, masih dalam angkot kadal (kampus dalam) pula. Harus cepet-cepet bales sms dan minta maaf nih. And Whaaaaaaaaaaaaaat… Hp gue mati,,,, Ya Karim gue lupa nge-charger Hp semalam. Mampus dah gue…
Satu jam kemudian gue tiba di stasiun, ngos-ngosan karena lari-lari mencari akang, tapi gue bener-bener lupa sama wajah suami gue, terus Hp gue juga mati. Ya Allah…berharap suami gue nyapa duluan gitu atau ngeliat duluan….
Ya Allah gimana nih, gue tengok kanan tengok kiri di stasiun tidak ada tanda-tanda kehidupan akang, hehehe …
Sekitar tiga puluh menit gue di stasiun, dan sampai saat itu pun gue gak nemuin suami gue. Ya iyalah orang lupa. Gue duduk lunglai di kursi stasiun, dan mulai putus asa. Malu rasanya dengan kebegoan gue yang lemot nginget wajah orang, suami sendiri lagi. Kan kalau gue bilang ke orang atau polisi, gue pasti bakal diketawain, masa gitu penganten baru lupa muka pasangannya.
Tepat disamping gue ada seorang cowok yang lagi tidur sambil memegang dua buah teh kotak yang bikin gue ngiler. Hehehe karena gue suka banget minum teh kotak. Ni orang tidur anteng banget, pake headset trus tidur di tengah-tengah keramaian kayak gini. Gue jadi inget diri gue sendiri yang mudah ngantuk juga di tempat mana pun. Sejenak gue liatin… nih orang jangan-jangan si akang, tapi tetep aja ngebleng di otak, gue kucek-kucek mata, tetep aja gak kebayang wajah akang.
Tiba-tiba aja orang samping gue terbangun, dia kaget melihat gue dan tersenyum manis getooo. Gue yang malu karena kepergok lagi ngepoin orang langsung minta maaf.
“maaf, maaf… maaf ya, maaf saya gak sopan. Saya lagi cari orang soalnya, saya kira mas orang yang saya cari….” gue minta maaf dengan membrondong kata maaf sama tuh cowok.
Tuh cowok malah mengernyitkan dahinya, dan langsung tersenyum ramah.
“Iya mbak gapapa. Emang mbak lagi nyari siapa?” Tanyanya, yeee ni orang malah yang ngepoin gue.
“su…eh…. orang yang baru pulang dari London” aduh hampir aja keceplosan, bisa diketawain gue kalau gue lagi nyari suami gue sendiri di stasiun.
“saudara mbak?” dia balik nanya.
“Hehehe, aduh mas susah saya ungkapkan dengan kata-kata” ngelesssss yang pinter biar gak keliatan bloon.
“Oh…”
“Eh nih saya punya teh kotak, mbak mau?” tiba-tiba banget nih orang nawarin teh kotak yang gue sukai, tapi gue inget pesan nyokap katanya kalau di tempat umum jangan gampang nerima makanan atau minuman dari orang yang gak kita kenal, tahu-tahu itu udah dikasih obat bius atau semacamnya, trus gue ntar pingsan dan gue dirampok ma orang itu, atau gue diculik….haaaaah My God jangan dong gue kan belum ketemu akang, masa ntar tragis banget di koran “Seorang Istri Jurnalis, mati mengenaskan di Stasiun” waaaaah gak banget… imajinasi gue yang terlalu ngalir kadang juga lebai. Sebisa mungkin gue tolak dengan halus tanpa menyinggung masnya.
“mmmm makasih mas, saya lagi gak haus. Silahkan buat mas saja” tak lupa tersenyum manis agar masnya gak tersungging eh tersinggung.
“mbak gak coba menghubungi orang yang mbak cari, siapa tahu saja ternyata orang yang mbak cari sudah pulang”
OMG. Iya juga ya, karena akang kelamaan nunggu, akang pulang duluan gitu ke rumah, mungkin aja kan, lagian gue kan gak bisa dihubungi karena Hp lagi mati.
“mbak… mbak….” cowok itu mengibaskan tangannya ke depan muka gue yang lagi bengong.
“Eh iya mas…”
“mbak, sudah coba hubungi belum orang yang mbak cari?” tanyanya lagi padaku
“mmmm…Hp saya mati jadi gak bisa hubungi dia”
Cowok itu membuka ransel, mengambil Hp dan menyodorkannya pada gue. “Nih mbak, saya pinjamkan Hp saya. Mbak hafal nomor Hp orang yang mbak cari gak?
Nomor HP…. Ahaaa!!! Aku ingat nomor Hp akang, maklum karena kurang kerjaan kalau ngelamun, ya ngafalin nomor Hpnya.
“Oh iya, saya hafal nomor Hpnya”
“berapa mbak nomor Hpnya biar saya ketikin”
Ya ampun nih cowok, mau ketikin segala, dipikirnya gue kagak bisa apa ngetik sendiri…
“0812xxxxxxxx”
Dia memberikan Hpnya…
“Nomor yang anda hubungi sedang sibuk” yaaaa sibuk… tambah lemes deh
“Nih mas, terima kasih. Orangnya gak bisa saya hubungi”
Saat melihat Hp ni cowok gue jadi inget sesuatu….
“Oh iya, Hp mas setipe sama Hp saya deh. Mas bawa chargeran Hp gak?” Ngarep banget gue…
“Bawa mbak. Boleh, silahkan mbak pinjam.” Dia kembali mengambil barang dari ranselnya dan memberikan chargeran Hpnya.
Tanpa pikir panjang gue langsung tengok kiri-kanan mencari sumber listrik.
“Mas, saya pinjam bentar ya chargerannya. Mas masih lamakan disini?”
Cowok itu tersenyum dan mengacungkan jempolnya, tanda iya.
Gue langsung lari mencari sumber listrik di stasiun ini, daaaaaaan akhirnya gue dapet colokan sumber listrik di sebuah warung penjual donat alias “Dunkin Donuts”.
Ckckckck, seumur hidup baru ke dunkin donuts Cuma buat nyarjer Hp. Tanpa pikir panjang gue langsung colokin tuh chargeran ke colokan, setelah satu menit gue hidupin Hp.
Waaaaaa…. banyak banget SMS yang membrendel Hp gue dari dua nomor. Nomor akang dan nomor operator yang mengabarkan bahwa gue barusan dihubungi oleh nomor akang. Huhuhu akang maafin istrimu yang dodol ini, pasti akang sekarang juga lagi bingung nyariin….
Segera gue telpon suami gue tercinta.
“Tuuuuuuut…. Asalamualaikum” suara ngebass suami gue terdengar. Haduh gue makin merasa bersalah.
“Walaikumsalam, akaaang……” gue gak bisa meneruskan kata-kata gue karena malu.
“Halo… Ria sayang, kamu dimana dek?”
“akang aku…. aku…. akang dimana??? Maafin aku kang ….” nangis bombai gue karena merasa berdosa membuat suami gue menunggu.
“Dek, kamu kenapa nangis? Akang masih di satsiun nih, nungguin adek”
Haaaaaaah….. OMG ternyata akang masih ada di stasiun. Gue langsung nyari sesosok cowok yang lagi nelpon diluar Dunkin Donuts… aduuuuuh terlalu banyak orang di sini.
“akaaaaang… akang maafin aku, akang dimana? Aku segera jemput akang nih”
“Tut tut tut tut” bunyi Hp dimatikan. Huaaaaaa jangan-jangan akang marah, jadi matiin Hpnya. Gue lemes tak berdaya, dan menutup wajah dengan kedua tangan.
Tiba-tiba sebuah teh kotak disodorkan ke samping gue.
Gue kesel amat nih sama pelayan dunkin donuts, gak tahu apa orang lagi sedih.
“Maaf mbak saya gak pesen teh kotak” jawab gue ketus.
Kok pelayannya diem. Gue menoleh kepada orang yang memberikan gue teh kotak, eh ternyata bukan pelayan tapi cowok yang gue pinjem chargerannya. Mungkin dia mau ambil chargerannya kali ya.
“Eh mas maaf, ini chargerannya mau diambil ya” gue langsung mencabut chargeran dari colokan sumber listrik dan menggulungnya.
“Akang ada di depan kamu sayang….”
Whaaaaaat !!!! ni orang berani banget…. eh tapi tunggu maksudnya apa, gue mengernyitkan dahi bingung dengan apa yang dikatakan cowok pemilik chargeran.
“Maksud lo?” dengan spontan gue nanya. Dia mengernyitkan dahinya.
“Maria Ulfa, ini akang. Pria yang nikahin Ria sembilan hari yang lalu” jawabannya mantap sambil tersenyum.
Gue melongo dan salting, sumpah gue masih gak percaya, apa iya cowok depan gue akang. Parah bangeeeeeeeeeeet.
“Hari ini akang masih maafin kamu karena kamu lupa wajah akang, tapi satu hal yang harus kamu inget….. Insya Allah akang gak akan lupa sama wajah polos istri akang tersayang hehehehe”
Air mata gue berderai tak tertahan… gue bener-bener malu, jadi selama beberapa menit yang lalu gue kelihatan banget begonya depan suami gue sendiri.
“Diminum Teh Kotaknya, waktu akang baca CV kamu, katanya minuman kesukaan kamu teh kotak kan?”
Huaaaaaaaaaa… tambah malu gue, bisa inget apa yang jadi kesukaan gue, sedangkan gue sama wajah suami gue sendiri aja lupa.
“Akang…. aku…” pipiku memerah seketika menahan malu.
“Sebelum pulang kita makan donat dulu ya disini” tangan akang mencubit pipi merahku.
Disadur dari kisah nyata
Herlin Herliansah

Melucuti Jilbab, Bra dan Celana Dalam

Oleh : Endless Kurnia

Feminis: “Jilbab itu tidak wajib. Yang terpenting: jilbabkan hati dulu!”

Tanggapan:
[1] Memangnya hati bisa dijilbabkan ya?
[2] Wong menjilbabkan kepala saja belum bisa, apalagi menjilbabkan hatinya?
[3] Sejak kapan di agama Islam ada istilah ‘menjilbabkan hati’?
[4] Memangnya hatimu aurat ya? Kok dijilbabkan?

Sebagian feminis dan yang sekonco dengannya berkata, “Jilbab itu tidak wajib. Saya merasa tidak perlu itu. Yang terpenting adalah menjilbabkan hatinya dulu. Banyak kok yang berjilbab tapi hatinya busuk.”

Sebagai orang yang berakal, kita bisa mengakali jawaban atau menjawab berdasar pada akal. Seperti ini: “Anda juga tidak perlu memakai celana. Yang penting mencelanai kemaluan Anda. Dalam hal ini, Anda sudah bagus memakai celana dalam. Saya fikir Anda tidak perlu jalan ke luar rumah memakai rok. Tapi sepertinya bagi Anda memakai celana dalam pun tidak perlu. Banyak kok orang memakai celana dalam tapi busuk hatinya.”

Feminis tersinggung, “Saya masih punya harga diri dan menutup kemaluan saya!”

Tanggap, “Tapi hati Anda sudah dicelana dalamkan ga? Oh ya, Anda kenapa memakai bra? Bagi saya itu tidak penting. Yang penting Anda mem-bra-kan hati Anda. Seharusnya Anda telanjang saja seperti anjing betina. Yang penting ‘hati’ Anda sudah memakai jilbab, bra dan celana dalam. Anda siap telanjang sekarang di depan orang2?”

Feminis menjawab, “Saya sedia! Selama Anda tidak menilai hati saya hanya berdasarkan ketelanjangan saya. Anda tidak tahu hati saya seperti apa. Hanya Tuhan yang tahu hati manusia.”

Jawablah: “Kalau begitu, Anda tidak tahu malu dan tidak konsisten. Anda tadi bilang bahwa Anda masih mau menutupi kemaluan dengan celana. Ternyata sekarang Anda malah jadi tidak tahu malu siap sedia telanjang di sini. Anda tidak konsisten juga ketika Anda mengatakan hanya Tuhan yang tahu hati manusia. Tapi sebelumnya Anda menilai hati banyak jilbaber busuk. Berarti Anda tuhan kah? Kok tahu kebusukan hati mereka?”

Feminis meradang, “Mereka berhati busuk karena tingkah mereka yang busuk. Itu
cerminan!”

Jawab saja : “Oh begitu. Kalau begitu Anda lebih jelek dan busuk dari mereka. Mereka masih mau tutup aurat dan turut perintah Tuhan. Lah Anda? Sedia telanjang dan melanggar perintah Tuhan. Sudah begitu, masih pura-pura berkemaluan pula. Memangnya Anda punya!?”

4 September: Hari Solidaritas Hijab Sedunia
Endless Kurnia,

Mantan Ketua BEM UI Pimpin PPI United Kingdom

Mantan Ketua BEM UI Pimpin PPI United Kingdom

Pemilihan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPI UK) kembali berlangsung pada Sabtu (23/11). Dari tiga orang calon, Faldo Maldini memperoleh suara terbanyak dan terpilih menjadi Ketua PPI UK periode 2013-2014 menggantikan Haikal Bekti Anggoro.

Pemilhan yang dilakukan pada Musyawarah Besar PPI UK di kampus Coventry University ini, dihadiri oleh perwakilan 31 cabang dari 32 cabang yang dimiliki PPI UK. Dengan jumlah mahasiswa Indonesia sekitar 1.600 orang, cabang-cabang PPI UK tersebar dari Belfast di Barat hingga Norwich di Timur, dan dari Aberdeen di Utara hingga Plymouth di Selatan.

Senior Director of International Region dari Coventry University Sarah Jepchott menyampaikan, “Sangat bangga bahwa hubungan Coventry University dan pelajar Indonesia semakin erat, terutama setelah menjadi tuan rumah Musyawarah Besar untuk terakhir kalinya”.

Ia juga berharap agar hubungan Coventry University dengan Indonesia kian erat. Hal ini mengingat sebentar lagi mereka akan membuka kantor perwakilan di Jakarta. Saat ini, terdapat sekitar 50 pelajar Indonesia yang sedang studi di Coventry University.

Acara ini sendiri dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia T.M. Hamzah Thayeb. Dalam penyampaiannya, Duta Besar menyatakan sangat bangga dengan kinerja dari PPI UK serta prestasi para pelajar Indonesia di UK. Duta Besar mengharapkan berbagai prestasi dapat dilanjutkan, dan dapat berkontribusi lebih untuk Indonesia.

Duta Besar hadir didampingi oleh Atase Pendidikan KBRI London Prof. T.A. Fauzi Soelaiman. Kepengurusan PPI UK 2012-2013 kemungkinan menjadi kepengurusan terakhir yang dapat ia dampingi setahun penuh, mengingat masa tugasnya akan berakhir pada sekitar pertengahan 2014. Kepengurusan 2012-2013 merupakan kepengurusan yang menurutnya sangat sibuk, tetapi dapat menghasilkan banyak sekali pencapaian positif. Prof. Fauzi yang salah satu tugas utamanya adalah mendampingi pelajar Indonesia di luar negeri juga mengharapkan kerja sama yang semakin erat antara KBRI dan PPI UK, untuk mencapai berbagai prestasi yang lebih besar lagi ke depannya.

Di acara Musyawarah Besar ini turut hadir tamu kehormatan, yaitu Prof. Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah. Prof. Din Syamsuddin menyempatkan diri untuk hadir setelah sebelumnya berada di acara Religions for Peace, di Austria, di mana beliau diangkat menjadi Co-President.

Pada penyampaiannya, Prof. Din Syamsuddin yang juga berpengalaman sebagai mahasiswa yang merantau saat di UCLA Amerika Serikat mengakui mengerti berbagai perjuangan para pelajar Indonesia di luar negeri. Ia pun bangga akan rasa cinta mahasiswa Indonesia yang merantau akan Indonesia, dan diwujudkan dengan berbagai kontribusi. “Tidak ada yang tahu, mungkin sekarang menjadi Presiden PPI, selanjutnya menjadi Presiden RI,” ujarnya.

Acara Musyawarah Besar ini diisi dengan penyampaian pertanggung jawaban PPI UK selama satu tahun ke belakang. Selain itu, juga diisi dengan peresmian PPI Cabang yang baru yaitu PPI Cabang Kota Hull, Cranfield, dan Edinburgh. Dan tentunya, di akhir acara diadakan pemilihan Ketua Umum PPI UK 2013-2014.

Para kandidat diberikan masing-masing 8 menit untuk berkampanye terakhir kalinya dan meyakinkan hati para voters yang hadir di Musyawarah Besar. Sebelumnya, para kandidat sudah berkampanye selama dua minggu melalui berbagai media. Ketiga Calon tersebut yakni Ray Zulham, Faldo Maldini dan Hafidz Surapranata. Voters sendiri merupakan perwakilan dari 31 cabang yang hadir, di mana setiap PPI Cabang yang berasal dari berbagai kota memiliki dua hak suara. Pertanyaan-pertanyaan pedas pun terlontar saat diadakan sesi tanya jawab, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai visi, misi, program kerja, serta kemampuan dari setiap kandidat.

Sekitar pukul 4 sore diadakanlah pemilihan Ketua PPI UK periode 2013-2014 yang dilakukan menggunakan sistem yang dimiliki oleh Coventry University. Faldo Maldini pun terpilih dengan mendapatkan suara terbanyak. Faldo sendiri mengusung visi untuk menjadikan pelajar-pelajar Indonesia yang tergabung di PPI UK menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat Indonesia di seluruh dunia. Dengan berprestasi positif, PPI UK diharapkan dapat mempengaruhi seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk ikut memajukan Indonesia.

Faldo Maldini memiliki track record sebagai Ketua BEM UI sebelum hadir di UK, beserta berbagai pengalaman berorganisasi. Setelah lulus dari UI, Faldo berangkat ke UK pada 2013 untuk berkuliah di salah satu universitas terbaik di dunia yaitu Imperial College London, mengambil Plastic Electronics untuk program Pasca Sarjana. Dalam pidato kemenangannya, Faldo Maldini berharap semua pelajar Indonesia di UK dapat bekerja sama agar dapat bersatu menginspirasi Indonesia agar menjadi lebih maju.

Haikal Bekti Anggoro, Ketua PPI UK 2012-2013 yang digantikan oleh Faldo, sangat berterima kasih kepada segenap kepengurusannya di PPI UK atas berbagai prestasi yang tercapai. Tidak lupa juga dukungan berbagai pihak terutama KBRI. Ia berharap, berbagai pengalaman PPI UK sebelumnya dapat dibawa ke depannya agar PPI UK dapat menjadi lebih baik.

Para pelajar yang hadir merasa sangat puas dengan penyelenggaraan Musyawarah Besar yang dipimpin oleh PPI Coventry. Sona Maesana, Ketua PPI Coventry, merasa sangat terhormat dapat kembali menjadi tuan rumah Musyawarah Besar dan berharap ketua terpilih dapat membawa PPI UK menjadi semakin maju.

Gara-gara Shalat, Karyawan DHL Dipecat

 Kentucky – Sekelompok karyawan muslim yang bekerja di perusahaan layanan paket global DHL mengajukan keluhan mereka ke U.S. Equal Employment Opportunity Commission. Keluhan ini terkait dengan pemecatan mereka yang dianggap tidak etis.

Seperti dilaporkan laman Time, Kamis, 7 November 2013, para karyawan menduga pemecatan ini terjadi karena mereka sering izin menunaikan ibadah salat lima waktu. Bagi mereka, DHL tidak menghargai dan menerapkan toleransi beragama.

Mohamed Maow, 27 tahun, seorang pengungsi dari Somalia yang bekerja di DHL di Hebron, Kentucky, mengatakan, sebelumnya, perusahaan ini menawarkan fleksibilitas pada jam istirahat sehingga ia dan karyawan muslim lainnya tetap bisa menunaikan salat.

 

Namun ternyata, Maow dan karyawan muslim lainnya justru dipecat tanpa alasan yang jelas. Mereka pun berspekulasi istirahat salat mereka telah menjadi alasan pemecatan ini. Adapun pihak DHL menolak berkomentar untuk menanggapi masalah ini.

Waktu Piket Organ Tubuh

Tau gak sih teman, ternyata tubuh kita itu ada jadwalnya tersendiri lho..setelah saya banyak belajar mengenai Biologi dan mahluk hidup termasuk susunan tubuh mahluk hidup saya sekarang banyak tau, dan jika dikaitkan dengan nikmat nikmat yang Allah berikan sangaaattt erat sekali, karena sesungguhnya Allah yang menciptakan alam semesta beserta isinya, Percya gak?..Percaya ajah yaa..heheh

Nah kan saya belajar ilmu Biologi tuh,ilmu mahluk hidup dari manusia,hewan dan tumbuhan, sedikit tau dan mengerti fungsi fungsi organ dalam tubuh kita semua, dan dikaitkan dengan firman firman Allah dalam Al Quran…

Perhatian Islam terhadap kesehatan individu sungguhlah besar, sebagaimana sabda Nabi SAW;
“Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak dan kedua matamu juga mempunyai hak yang harus dipenuhi.”
(HR.Bukhari & Muslim)

“Berobatlah kalian, sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan obatnya.”
(HR.Bukhari & Ibnu Majah)

1. LAMBUNG
JAM 07.00-09.00 : jam piket organ lambung sedang kuat, sebaiknya makan/sarapan pagi untuk proses pembentukan energi tubuh sepanjang hari.
Minum jus sebaiknya sebelum sarapan pagi, perut masih kosong sehingga zat yg berguna segera terserap tubuh.

2. LIMPA
Jam 09.00 -11.00 : jam piket organ limpa kuat, dalam mentransportasi cairan nutrisi untuk energi pertumbuhan. Bila pada jam2 ini mengantuk, berarti fungsi limpa lemah.
Kurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.

3. JANTUNG
Jam 11.00 -13.00 : jam piket organ jantung kuat, harus istrhat, hindari panas dan olah fisik, ambisi dan emosi terutama pada penderita gangguan pembuluh darah.

4. HATI

Jam 13.00 -15.00 : Jam piket organ hati lemah, bila orang tidur, darah merah berkumpul dalam organ hati dan terjadi proses regenerasi sel2 hati. Apabila fungsi hati kuat maka tubuh kuat untuk menangkal semua penyakit.

5. PARU-PARU
Jam 15.00 -17.00 : jam piket organ paru2 lemah, diperlukan istrhat, tidur untuk proses pembuangan racun dam proses pembentukan energi paru2.

6. GINJAL
Jam 17.00 – 19.00 : jam piket organ ginjal kuat, sebaiknya digunakan untuk brlajar karena terjadi proses pembentukan sumsum tulang dan otak serta kecerdasan.

7. LAMBUNG
Jam 19.00 – 21.00 : jam piket organ lambung lemah sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yg sulit dicerna atau lama dicerna atau lebih baik berhenti makan.

8. LIMPA
Jam 21.00 – 23.00 : jam piket organ limpa lemah, terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel limpa.
Sebaiknya istrhat sambil mendengarkan musik yang menenangkan jiwa, untuk meningkatkan imunitas.

9. JANTUNG
Jam 23.00 – 01.00 : jam piket organ jantung lemah.
Sebaiknya sudah beristirahat tidur, apabila masih terus bekerja atau begadang dapat melemahkan fungsi jantung.

10. HATI

Jam 01.00 -03.00 : jam piket organ hati kuat.
Terjadi proses pembuangan racun/limbah hasil metabolisme tubuh. Apabila ada gangguan fungsi hati tercermin pada kotoran dan gangguan mata. Apabila ada luka dalam akan terasa nyeri.

11. PARU-PARU
Jam 03.00 – 05.00 : jam piket organ paru2 kuat, terjadi proses pembuangan racun/limbah pada organ paru2, apabila terjadi batuk, bersin2 dan berkeringat menandakan adanya gangguan fungsi paru2.
Sebaiknya digunakan untuk olah nafas untuk mendapatkan energi paru yang sehat dan kuat.

12. USUS BESAR
Jam 05.00 – 07.00 : jam piket organ usus besar kuat, sebaiknya biasakan BAB secara teratur.

Sahabat…..
Sayangilah tubuh kita dan perhatikan waktu waktu tersebut
Kegiatan kita harus bisa menyesuaikan dengan waktu piket organ tubuh. Jangan dipaksakan yaaa 🙂

Semoga bermanfaat untukku dan untukmu sahabat 🙂 ^_^